Kamis, 21 Februari 2013

Anda Adalah Tukang Jualan

Anda adalah tukang jualan
Ya anda. Bukan yang lain. Anda yang baca tulisan ini adalah tukang jualan. Atau mungkin bisa dibilang sebagai seorang Salesman / Saleswoman / Salesperson / Penjual. Lo kok bisa? Saya kan masih jadi pelajar / akuntan / penyanyi / profesi-profesi lainnya. Saya kan bukan penjual. Aah...kata siapa? Justru sekarang anda akan menyadari bahwa ternyata kita ini adalah seorang penjual. Bahkan mungkin seorang penjual yang handal tanpa anda sadari.

Anda pernah melihat seorang Salesperson?
Apa yang anda bayangkan ketika melihat seorang Salesperson?
Apakah persamaan dari para penjual tersebut?

pic by : rsb - Runi Sari B
Satu persamaan nya. Ada PRODUK yang mereka jual. Produknya tentu saja beragam. Penjualnya pun beragam. Ada yang berpakaian rapi, ada yang menggunakan baju seadanya. Ada yang mukanya terlihat bersih, ada juga yang tampak cemberut. Ada yang terlihat semangat, ada pula yang tampak males-males an. Kira-kira, penjual manakah yang anda tuju untuk membeli produk yang anda cari? Tentu saja yang tampak nyaman dengan anda kan? Lalu dari sekian banyak produk yang ditawarkan, manakah yang anda putuskan untuk ambil? Tentu saja yang cocok, sesuai, dan yang anda butuhkan.



Sama juga dengan diri kita. Masing-masing dari kita memiliki produknya masing-masing. Produk apakah itu? SKILL yang anda miliki. Yakinlah bahwa anda memiliki produk yang luar biasa dan tentu saja LAYAK untuk dijual. Dan berikut ini beberapa tips, bagaimana agar anda menjadi penjual yang ulung :

  1. Tentukan produk yang ingin dijual. Karena produk anda adalah skill yang anda miliki, maka tentukan di area mana kelebihan anda. Jika anda suka menulis, maka jual lah kemampuan menulis anda. Jika anda menyukai akuntansi, maka jual lah kemampuan anda dalam melakukan pembukuan. Atau jika anda menyukai musik, maka jual lah kemampuan bermusik anda. Intinya temukan kelebihan-kelebihan ataupun kemampuan-kemampuan yang anda miliki. Jika anda masih belum menyadari, maka tanyakan pada orang dekat anda
  2. Beri bungkus. Produk akan semakin mahal ketika packaging nya semakin menarik. Air putih yang tadinya "tidak memiliki harga", setelah dikemas sedemikian rupa dan diberi label tertentu nilainya jadi semakin tinggi. Ketika anda sudah mengetahui kemampuan apa yang harus anda jual, maka "bungkus" diri anda sebagai orang yang menguasai hal tersebut. Tentukan "bungkus" seperti apa yang ingin anda pakai. Contoh, anda bisa menggunakan "bungkus" Penyanyi jika anda memiliki kemampuan di bidang tarik suara. Atau, anda juga bisa menggunakan Orang Lucu sebagai "bungkus" dari kemampuan anda melontarkan lelucon
  3. Tentukan target pasar. Penjual yang baik adalah yang tahu harus "dilempar" kemanakah produk yang dia jual. Ketika anda menjual mobil kepada anak SMP, ya mungkin saja laku. Tapi seberapa besar kah kemungkinan itu terjadi? Yaak, tentu saja kecil. Kemampuan apapun yang anda jual, jangan lupa tentukan mau dijual kemana. Apakah di perusahaan, teman, atau bahkan mungkin orang yang tidak anda kenal. Dengan pasar yang tepat, produk anda akan memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk bisa dibeli oleh calon konsumen anda. Jika anda seorang gitaris, jual lah kemampuan anda ke teman-teman yang ingin membentuk grup band. Jika anda seorang yang suka dengan dunia persidangan, mungkin anda bisa jual diri anda ke perusahaan pengacara. Sudah kah anda menentukan target pasar anda?
  4. Biarkan konsumen anda tahu. Sebaik-baiknya produk, sehebat-hebatnya penjual, hal itu akan percuma jika calon konsumen tidak tahu bahwa produk anda itu EKSIS. Lalu bagaimana agar calon konsumen tahu bahwa produk anda itu ada? Salah satu cara yang bisa digunakan adalah social media. Facebook, Twitter, Blog, Youtube, Path, Myspace, Soundcloud, Linkedin, dan social media lainnya adalah sekelumit cara untuk mempromosikan diri anda. Suka dance? Rekam video dance anda, upload ke Youtube, biarkan orang lain tahu. Suka menulis? Buatlah blog, rajinlah menulis, update selalu postingan anda, biarkan orang lain tahu. Suka dengan akuntansi? Miliki akun Linkedin, join dengan grup yang berbau akuntansi, dan biarkan orang lain tahu. Tidak ada koneksi internet? Cari komunitas yang sesuai dengan produk anda, perluas jaringan, biarkan orang lain tahu. Target pasar anda adalah perusahaan? Penuhi CV anda dengan pengalaman, pelatihan, ataupun skill yang dikuasai dengan produk yang anda jual, dan tentu saja : biarkan orang lain tahu. Apapun dan bagaimanapun caranya, BIARAN ORANG LAIN TAHU
  5. Puaskan pelanggan anda. Pelanggan adalah segalanya. Pelanggan hanya ingin satu hal : KEPUASAN menggunakan produk anda. Lalu bagaimana agar pelanggan bisa puas dan mau membeli lagi produk? Jaga dan perbaiki terus kualitas produk anda. Orang tidak akan mau menggunakan produk kita jika kualitasnya semakin menurun. Kalau masih ada yang kurang dengan kualitas produk anda, perbaiki. Semisal anda seorang admin di sebuah perusahaan, produk anda adalah hal-hal yang bersifat administratif, maka pastikan pekerjaan anda sesuai dengan apa yang diminta pelanggan anda. Dalam hal ini, pelanggan anda mungkin atasan anda. Jadi PUASKAN mereka dengan cara lakukan yang TERBAIK.


Jadi, Selamat Berjualan

Kamis, 03 Januari 2013

Nama Anda Itu Anugerah, Sebarkan Di Social Media

Teringat di tahun 2011 ketika saya pertama kali masuk kerja di sebuah perusahaan manufaktur di Surabaya. Disitulah saya pertama kali berjumpa dengan teman saya Achmad Waisy Alqurni. Dia biasa dipanggil Waisy. Usianya cukup muda, sekitar 19 tahun. Awal saya berkenalan memang cukup susah melafalkan namanya. Tapi setelah saya rasakan lagi, ternyata nama dia cukup bagus artinya. Beberapa waktu kemudian saya berinisiatif untuk berteman dengannya melalui Facebook. Pertama, saya coba cari namanya. Tentunya dengan menggunakan nama aslinya. Hasilnya : NIHIL. Pencarian secara online tidak bisa, berarti cara berikutnya menanyakan secara langsung.

Dan baru saya temukan jawabannya, yang mana ternyata teman saya yang satu ini menggunakan nama Yc Zun. Kenapa dia menggunakan nama itu? Sempat saya pertanyakan padanya. Ternyata kata Yc ketika dilafalkan per huruf dengan menggunakan bahasa Inggris memang akan terdengar sebagai Waisy. Lalu untuk kata "Zun"? Saya tidak tertarik untuk menanyakan kepadanya.
Pengalaman saya dengan Waisy mungkin juga pernah anda alami. Anda memiliki teman di social media yang tidak menggunakan nama asli mereka. Bahkan saya pernah menjumpai beberapa nama yang sejenis "Anita tetap menxintaimu selalu", "Rangga emang sepex", atau bahkan nama sejenis yang panjangnya seakan tak berujung.


Ketika Nama Di Sosial Media Menjadi Nilai Jual Anda

Apa jadinya ketika sebuah Air Mineral Kemasan yang cukup terkenal di Indonesia itu diberi nama Banyu Putih Seger Ngga Ketulungan. Akankah anda tetap membelinya. Jika memang ya, apakah merk itu akan terkenal seluruh nasional hingga seperti sekarang? Mungkin juga iya. Tapi saya sangat optimis bahwa itu susah untuk dilakukan. Dan divisi marketing pasti harus menguras otaknya untuk memikirkan strategi penjualan dari merk tersebut.

Social Media adalah salah satu alat untuk mengenalkan sebuah brand. Dan NAMA ANDA adalah brand anda. Sehingga ketika anda menggunakan nama seperti contoh di atas, bisa jadi "brand" anda terlihat kekanak-kanakan. Dan ketika anda ingin "menjual" diri anda dengan nama itu, kira-kira adakah orang yang mau membelinya?

Memang di social media kita bisa menggunakan nama apa saja terserah kehendak kita. Bahkan kita juga bisa merubah tempat lahir, domisili sekarang, sampai status pernikahan. Dan memang itu hak anda untuk tidak menggunakan nama asli anda di social media. Tapi jika anda saja enggan menggunakan nama asli anda, bagaimana anda bisa mengharapkan banyak orang mau berteman dengan anda?

Pemilihan nama di facebook ini mengingatkan saya pada salah satu motivator top di Indonesia, Mario Teguh. Di salah satu acara televisi swasta, Mario Teguh mendapat pertanyaan dari salah satu pemirsanya melalui akun Facebook. Bukan pertanyaannya yang saya perhatikan. Tapi nama dari penanya ini yang cukup membuat saya tersenyum simpul. Seingat saya, namanya "Rudi Cndiri Agii". Seorang Mario Teguh pun sebelum menjawab pertanyaan yang disampaikan, beliau mengomentari nama dari pemilik akun facebook tersebut. Dan hal menarik yang saya dapat dari pernyataan Bapak Mario Teguh ini adalah kalimat beliau yang menyatakan :

"Ketika anda tidak mau menggunakan nama asli anda, berarti anda tidak bisa berdamai dengan nama anda. Jika dengan nama diri sendiri saja kita tidak bisa berdamai, bagaimana kita mau menjalani hidup dengan lancar?"

Sok Taunya Saya

Sebuah ungkapan klasik, "Nama adalah DOA". Yang disebut dengan doa, berarti ada korelasinya dengan meminta kepada Tuhan. Untuk itu syukurilah nama yang anda miliki. Banggalah dengan nama yang anda miliki. Orang tua kita tidak sembarangan dalam memberikan nama. Ada makna dan doa yang terkandung di dalamnya. Untuk itu ingat hal berikut :

  • Pergunakan selalu nama asli anda, terutama di Social Media. Banggalah dengan nama yang anda miliki
  • Jika memang masih ingin menggunakan nama alias di akun sosial media, maka pergunakanlah dengan bijak. Sesuaikan dengan image dari diri yang ingin anda "jual"
  • Ada istilah jangan menilai buku dari sampulnya, tapi tetap saja sampul sangat dibutuhkan untuk mendapatkan kesan pertama. Nama adalah salah satu "sampul" anda. Jika anda masih menganggap sampul anda kurang menjual, paling tidak jangan semakin diperjelek. Perbagus isinya. Percantik dalamnya


Rabu, 02 Januari 2013

Tidak Perlu Memukul Sarang Lebah Untuk Mengambil Madu



Charles Schwab memperoleh gaji sejuta dolar per tahun pada perusahaan bisnis baja, dan dia mengatakan kepada saya bahwa upah yang sangat tinggi ini disebabkan oleh kemampuannya menangani manusia. Bayangkan itu! Sejuta dolar per tahun karena dia mampu mengelola manusia. Suatu sore, Schwab berjalan melewati pabrik baja tempat dia bekerja dan dia menemukan sekelompok karyawan merokok persis di bawah tanda yang bertuliskan Dilarang Merokok


Apakah anda mengira bahwa Charles Schwab menunjuk pada tanda itu dan mengatakan, “Apakah kalian buta huruf?”

Sama sekali tidak. Tuan Schwab berbincang-bincang dengan orang itu dengan ramah dan tidak mengucapkan sepatah katapun tentang ulah mereka yang merokok di bawah tanda larangan merokok.
Akhirnya dia memberi mereka cerutu dan berkata dengan mengedipkan matanya, “Saya akan senang, jika kalian merokok di luar.”

Itu saja yang dikatakannya. Para karyawan itu sadar bahwa Schwab mengetahui bahwa mereka telah melanggar peraturan, dan mereka kagum kepada Schwan karena dia tidak memaki-maki mereka. Dia begitu sportif terhadap mereka sehingga mereka ingin sportif juga terhadap Schwab.
-Dale Carnegie-



Selasa, 01 Januari 2013

Tahun Baru 2013

Akhirnya kita berjumpa di 2013. Tahun ini nampaknya bakal menjadi tahun yang menarik. Sudah terlihat dari angka-angkanya. Kok bisa? Mari kita lihat
2013 terdiri dari angka 2, 0, 1, dan 3
Apabila dijumlah, maka :
2+0+1+3 = 6
Angka 6 apabila dibalik menjadi angka 9
Menurut mitologi China, angka 9 merupakan angka keberuntungan.
Jadi, 2013 ini akan menjadi tahun keberuntungan bagi kita semua asalkan kita mau "jungkir balik" terlebih dahulu (baca : Kerja Keras)
Banyak orang di tahun baru ini mengharapkan hal yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Hal itu wajar. Siapa orang yang tidak ingin hidupnya ingin lebih baik dari sebekumnya. Tapi, akan menjadi lucu ketika kita ingin memiliki hidup yang lebih baik tahun ini, namun masih melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan tahun lalu. Melakukan hal yang sama terus menerus tapi mengharapkan hal yang berbeda, itulah definisi kegilaan.
Ingin memiliki hidup yang lebih baik, maka lakukan hal yang lebih baik pula. Upgrade diri, terus bertumbuh, dan capai impianmu
Selamat menjemput keberuntungan!!!


Senin, 31 Desember 2012

Selamat Tinggal 2012, Selamat Datang 2013

Lama juga nih ga update postingan. Sekalinya mau posting tulisan, eee 2012 nya dah mau abis aja nih. Tapi ga masalah. Yang penting nanti ke depannya bisa semakin konsisten lagi.

Tidak terasa akhir tahun telah tiba. Segala suka dan duka, senang dan sediih banyak kita alami. Teman baru datang, peluang baru pun datang. Bahkan mungkin ada kerabat kita yang sudah lebih dulu berpamitan. Pembelajaran-pembelajaran baru pun berseliweran silih berganti tak kunjung henti.

Besok 2013 kita jelang.Ada apa di 2013? Tentu saja saya tidak tahu. Karena saya bukan peramal. Tapi tantangan-tantangan baru sudah siap mampir. Persiapkan diri, perkuat diri. Kita ga bakal tau tantangan mana yang akan datang pertama kali. 

Be prepare, do our best

And Happy New Great Year

Rabu, 15 Agustus 2012

Klarifikasi Dalam Komunikasi

Suatu hari Tole diminta Bapaknya untuk pergi ke warung membeli minuman ringan

"Le, kamu tolong pergi ke warung ya. Belikan coca cola. 1 untuk bapak, 1 untuk Ibu, 1 untuk kakak,dan 1 untuk kamu. Berarti kamu beli berapa botol coca colanya??"

"3 botol, pak" jawab Tole

"Loh...kok 3 botol. Coba hitung lagi. 1 untuk bapak, 1 untuk Ibu, 1 untuk kakak,dan 1 untuk kamu. Berarti kamu beli berapa botol coca colanya??"

"3 pak"

"Kamu ga pernah diajarin berhitung di sekolah apa?!!" Teriak sang Bapak sambil mencubit lengan Tole
"1 untuk bapak, 1 untuk Ibu, 1 untuk kakak,dan 1 untuk kamu. Berarti kamu beli berapa botol coca colanya??"

"3 pak.....saya kan kepinginnya minum Sprite"

---

Sering kali kita terlalu cepat mengambil kesimpulan dari pernyataan yang diutarakan lawan bicara kita. Padahal terkadang kita mengharapkan lawan bicara kita ini memberikan jawaban ataupun pernyataan yang kita inginkan. Lalu bagaimana ketika lawan bicara kita melakukan hal tersebut?

KLARIFIKASI


Itu yang perlu anda lakukan. Karena siapa tahu apa yang dia maksudkan dalam pernyataan yang disampaikan itu berbeda dengan persepsi yang anda terima.

Beberapa kalimat yang bisa anda gunakan untuk melakukan klarifikasi adalah :

"Gimana tuh maksudnya?"

"Boleh diceritakan maksud pernyataan anda yang barusan?"

"Hmmm...contohnya seperti gimana tuh?"

dan lain-lain

Selamat menjadi komunikator yang Elegan

Selasa, 14 Agustus 2012

Tambah Istri ?? Pikir Lagi

Kembali lagi Jamaludin mendapat pengalaman baru. Dia bertemu dengan sahabat lamanya yang kini telah menjadi pengusaha sukses. Ryan, demikian biasa dia dipanggil. Ia pun menceritakan pengalaman yang baru saja dia alami.
Alkisah Ryan ini baru saja berkenalan dengan seorang wanita. Dia mengenalnya di sebuah tempat makan. Setelah bertukar nomer HP, esoknya si gadis mulai SMS

"Mas hebat ya. Punya usaha sendiri, sukses pula" demikian SMS pertama dari wanita yang bernama Ita ini.

"Terima kasih ya" balas Ryan singkat


Esoknya 

Ita menelepon Ryan, sekedar say hallo "kapan ya mas, kita makan bareng lagi?"

"Oke kapan aja boleh"

Setelah itu mereka masih sering berhubungan melalui SMS dan telepon, sesekali juga janjian pergi makan siang bersama.

Hari-hari berlalu, tiada hari tanpa kontak antara mereka. Sampai suatu hari, Ita mengirim SMS, isinya adalah :”Mas.. Sebenarnya aku mencintaimu, aku tau kamu udah punya keluarga, tapi aku mau menerima kondisi sebagai isteri ke 2, aku siap mas.. dan maaf aku mengganggu perasaanmu..:*

Dengan berat hati Ryan menjawab:
"Dik, aku mengerti dan paham maksudmu.. tapi dengan berat hati aku harus jawab

TIDAK!!!

aku tau kamu memang cantik, dan aku yakin semua lelaki pasti mengatakan tubuh dan parasmu elok dan cantik.

Tapi.. taukah kamu kenapa aku bisa tampil baik dan sukses usahaku...,

itu semua karena dorongan dan semangat istriku..

sungguh sangat berdosa

kalau aku harus berselingkuh dengan seseorang yang hanya mengagumiku, karena tau kalo aku sekarang udah sukses...kamu menyukai aku tidak ikhlas, kamu hanya melihat tampilanku semata... padahal ada orang - kesayangan di rumah yang telah bersusah payah mendorong aku agar selalu tampil sebaik mungkin, dia adalah isteriku tercinta, 

kalau kamu menyukai aku, artinya kamu tinggal memetik hasilnya, dan cara ini tidak pernah abadi.

Taukah kamu bahwa aku memulai ini dari nol dan isteriku yang selalu mendampingiku dikala susah, terpuruk dan sukses seperti ini.

Taukah kamu bahwa isteriku yang selalu mendoakan kesuksesanku hingga aku bisa menjadi seperti ini.

Kamu memang cantik, tapi hati isteri ku lebih cantik...Terima kasih, walau bagaimanapun kau telah mengagumiku"

--

Mendengar cerita dari Ryan yang seperti itu, Jamaludin hanya memberikan satu pertanyaan kepada pembaca postingan kali ini :

SANGGUPKAH ANDA SEPERTI ITU ??

Kamis, 24 Mei 2012

The Lucky Story

LUCK atau pun BERUNTUNG, adalah kata-kata yang merdu terdengar. Apalagi ketika kita mengalaminya. Mengalami keberuntungan setiap saat adalah keinginan setiap orang (saya rasa). Ada satu tokoh komik yang mana sangat beruntung di setiap ceritanya. Adalah Untung Angsa yang diceritakan selalu beruntung setiap saat. Kalo boleh saya katakan, hidupnya ini selalu pas-pasan. Pas jalan-jalan dia menemukan uang, pas terpeleset dia menemukan berlian, pas buang sampah di tong sampah dia menemukan jam tangan. Ya, itulah sederet keberuntungan yang sering dijumpai oleh tokoh yang lebih dikenal dengan nama Gladstone di negara asalnya, dan tentunya masih banyak keberuntungan-keberuntungan lain yang dia dapatkan

Apakah ada juga manusia-manusia yang beruntung? Justru postingan kali ini saya menceritakan beberapa kisah orang-orang yang menemukan keberuntungannya tanpa sengaja. Siapa tahu dengan membaca kisah ini, anda juga akan ketularan dihampiri keberuntungan (sumber : Kaskus.us)

1. Laki - laki yang membeli salinan resmi Deklarasi Kemerdekaan dengan harga $4
Seorang pria yang tidak dikenal, membeli lukisan robek seharga $ 4 di sebuah pasar loak di Adamstown.Pa, karena ia tertarik dengan bingkainya. Ketika ia sampai di rumah dia mengeluarkan lukisan pemandangan negara yang menyedihkan dan menyimpulkan lukisan tidak dapat diselamatkan, tetapi ia menemukan satu dari 500 salinan resmi dari Deklarasi Kemerdekaan, terlipat dan disembunyikan di belakang. Salinan tersebut bersih dan berupa selebaran, berkerut di sepanjang garis di mana telah dilipat. Salinan dicetak oleh John Dunlap pada 4 Juli 1776, untuk membawa berita tentang kemerdekaan Amerika kepada warga dari 13 koloni. Ini adalah salah satu dari 24 yang dikenal sebagai salinan Deklarasi, dan salah satu dari tiga yang tersisa di tangan swasta.
Salinan seharga $ 4 dilelang untuk $ 2.420.000 di Sotheby's. Pembelinya adalah Donald J. Scheer dari Atlanta, presiden Visual Equities Inc

2. Wanita tua yang menemukan kartu bisbol berusia 140 thn di ruang bawah tanah
Bernice Gallego, 72 tahun California. Seorang wanita yang menemukan kartu bisbol langka dari tim profesional pertama di Amerika Serikat di rumahnya. Dan jika bukan karena intervensi dari seorang teman, dia mungkin akan menjual Cincinnati Red Stockings card tersebut di eBay seharga $ 10. Bagian depan kartu fitur yang berwarna coklat tua, gelatin-silver yang mencetak foto dari seluruh tim. Foto tim relatif tanpa kerusakan.
Pada abad ke-19 kartu bisbol dijual pada pelelangan seharga $ 75.285


3. Seorang kontraktor yang menemukan $182,000 di kamar mandi.
Tampaknya, kamar mandi bisa sangat berguna untuk menyembunyikan uang anda. Seorang kontraktor Bob Kitts dari Cleveland, Ohio yang menemukan $ 182.000 dari Jaman Depression-era money tersembunyi di dinding kamar mandi.Kitts merobek-robek dinding kamar mandi dari sebuah rumah tua yang berumur 83-tahun di dekat Danau Erie pada tahun 2006 ketika ia menemukan dua lockboxes logam hijau tergantung di dalam dinding di bawah lemari obat, dengan menggunakan kawat. Di dalamnya terdapat amplop putih dengan alamat untuk "P. Dunne News Agency." Dia mengatakan kepada pemilik rumah tentang uang tersebut; hal ini tersebar dengan cepat tentang penemuan tersebut. Hal ini menyebabkan pertempuran hukum antara pemilik rumah dan kontraktor, dan akhirnya uang yang didapat diberikan kepada keturunan keluarga yang alamatnya telah ditelusuri kembali dari alamat pengirim yang tertera di amplop uang itu ditemukan.


4. Wanita yang menemukan lukisan Pollock bernilai jutaan, dengan hanya membayar $5.
Jika Anda bukan penikmat seni, tampaknya seperti sekumpulan garis yang berlekuk-lekuk. Tapi untuk seorang pakar, penemuan tersebut merupakan hal yang menakjubkan dari karya asli Jackson Pollock, seorang pelukis Amerika dan seorang seniman dianggap sebagai master abstrak ekspresionisme.
Bagaimana lukisan tersebut sampai dan dijual di galeri lokal Toronto masih merupakan sebuah misteri. Anda mungkin ingat cerita yang luar biasa tentang seorang wanita yang sering mengunjungi toko murah di sekitar Amerika Utara. Ketika ia mengunjungi salah satunya di California pada 1990-an, ia melihat sebuah gambar tergeletak tak terpakai di sudut, sebuah karya seni yang sepertinya tidak seorangpun menginginkannya.
Ia tidak menyukainya, tapi ia pikir itu lucu. Dan dia akan membelikan untuk seorang temannya yang sedang stres. And she brought it to the counter and the lady said it was $8 and Teri said she's willing to pay $5, she doesn't love her friend that much. Dan ia membawa lukisan tersebut ke counter dan harganya adalah $ 8 ,Teri bilang dia bersedia membayar $ 5. Pada akhirnya lukisan tersebut diketahui merupakan karya Pollock dan dihargai sebesar $ 50 juta


5. Seorang Kolektor yang menemukan $ 200.000 dalam koin setelah membersihkan rumah kosong
Jeff Bidelman, seorang pemilik Collectibles Johnstown, sedang membantu keluarga membersihkan rumah mereka yang telah ditinggalkan lebih dari dua puluh tahun yang lalu. Ketika ia menyeret kantong koin-koin kuno di bawah, ia melihat sebuah lubang di dinding lantai atas. Ketika kantong tersebut sampai sobek, sejumlah tumpukan koin emas ditemukan.Secara total, Bidelman menemukan paling sedikit $ 8.500 koin. Dia memperkirakan nilai aktual koin dapat mencapai $ 200.000.


6. Mahasiswa yang menemukan sebuah lukisan senilai lebih dari $ 27.000 di sebuah sofa yang dibeli di pasar loak.
Seorang siswa Jerman membeli sebuah sofa seharga $ 215 di pasar loak Berlin dan menemukan sebuah lukisan senilai 100 kali dari harga sofa tersebut di dalam sofa. Menurut Rumah lelang Kettler,lukisan cat minyak itu dijual seharga $ 27.630 pada pelelangan diHamburg. Lukisan ini dilukis oleh seniman yang tidak dikenal pada tahun berkisar antara 1605 sampai 1620.


7. Orang yang membeli lukisan seharga $ 30 yang bernilai $1,2 juta.
Suatu hari, seorang karyawan sebuah perusahaan di Indiana menghabiskan $ 30 untuk beberapa furnitur dan lukisan tua bunga dan memutuskan untuk menggantung gambar itu untuk menutupi sebuah lubang di dinding yang telah mengganggunya.
Beberapa tahun kemudian ia bermain papan permainan yang disebut Mahakarya di mana pemain berusaha untuk melelang karya seni. Banyak kejutan nya, salah satu kartu dalam permainan menampilkan lukisan bunga yang tampak sangat mirip dengan lukisan yang ada di dinding rumahnya. Dia melihat bahwa lukisan itu mirip dengan karya Martin Johnson Heade, seorang pelukis Amerika yang melukis pemandangan dan bunga.
Dia bertanya ke Galeri Kennedy di Manhattan, yang menangani karya-karya Heade, untuk melihat lukisannya. Mereka memverifikasi bahwa karya seni yang menutupi lubang di dinding rumahnya adalah lukisan Heade yang telah diketahui sebelumnya, Kemudian Museum Fine Arts di Houston membeli lukisan tersebut seharga $ 1,2 juta dolar


8. Wanita yang menemukan poster film langka yang banyak salinannya
Laura Stouffer telah browsing di sebuah pasar loak di Summerville, mencari apa pun yang bisa menangkap kan poster yang ia temukan, ketika dia melihat jejak yang berbingkai "Shepherd's Call," sebuah lukisan border collie yang menggambarkan domba yang hilang dalam tumpukan salju. yang asli telah dibuat pada tahun 1850 dan akhir 1870-an oleh tiga seniman yang berbeda.
Stouffer, mantan pedagang barang antik, langsung mengenalinya

Rabu, 04 April 2012

Office Boy Itu Bernama Mas Mahmud

Orangnya kurus, tingginya seukuran manusia Indonesia pada umumnya. Saya tidak tahu persis umurnya. Tapi dilihat dari wajahnya, orang ini berusia sekitar 30-35 tahun. Logat Maduranya terdengar sangat kental. Pria asli Madura yang sudah berkeluarga ini sangat berjasa bagi kami dalam membersihkan ruangan maupun menyediakan minuman di meja-meja kami. "Mas Mahmud" demikianlah biasa saya memanggil namanya. Setiap pagi kami saling bertegur sapa. Dan setiap pagi itu lah dia selalu melontarkan senyum tulusnya kepada kami para staff maupun non staff lainnya yang baru datang. Lalu apa istimewanya Mas Mahmud ini kok sampe saya angkat di blog ini? Nah soal keistimewaannya akan saya ungkap nanti. Pertama saya mau menceritakan kesehariannya beliau yang saya lihat di pabrik tempat kami bekerja.


Pagi hari ketika saya datang, saya melihat Mas Mahmud ini sudah datang menggunakan seragam biru tua nya. Biasanya ketika saya memasuki ruangan, beliau sedang sibuk menyapu lantai yang kami tempati. Menyapu, ngepel, membersihkan meja dan kaca adalah "sarapan" sehari-hari bagi beliau. Dilanjut lagi dengan membawa beberapa botol minuman  mineral untuk masing-masing "penghuni" meja yang ada di lantai 2 gudang X ini. Setelah botol minuman terdistribusi dengan lancar (*laah...macam sales aja ya) beliau lanjut menyiapkan teh dan kopi untuk kami. Setelah lantai kami beres, beliau lanjut membersihkan bagian poliklinik yang berada di bagian depan pabrik (FYI : jarak dari gedung kami sampai bagian poliklinik cukup bikin pegel jika ditempuh berjalan kaki). Begitulah sehari-hari nya yang dilakukan Mas Mahmud. Belum lagi ketika kami mengadakan Training. Udah pasti Mas Mahmud kami berdayakan untuk mengatur meja, kursi, dan konsumsi peserta. Jika dibanding dengan kami yang hanya duduk tenang, di ruangan ber AC yang adeeem, dan fasilitas yang cukup nyaman, pekerjaan Mas Mahmud ini cukup tidak nyaman (bagi saya pribadi). Ya itulah pekerjaan Office Boy kami sehari-harinya yang (mungkin) sama dengan pekerjaan Office Boy lain pada umumnya.

Saya pernah mendengar kabar bahwa istri dan anaknya dia tinggal di Madura, dan beliau tinggal sendiri di Surabaya. Kos-kosan yang dia tempati pun konon katanya cukup mengenaskan untuk ditinggali. Selidik punya selidik, ada temuan yang cukup mengejutkan bagi saya. Ternyata seorang Mas Mahmud yang berprofesi sebagai Office Boy ini... Mas Mahmud yang berprofesi sebagai karyawan perusahaan outsourcing ini... Mas Mahmud yang senantiasa menyiapkan kopi ataupun teh pagi kami... adalah seorang lulusan Sarjana (S-1) jurusan Ekonomi.

Ini yang mengejutkan saya. Seorang sarjana, rela-relanya mau menjadi Office Boy. Sebelum menjadi Office Boy, beliau sempat bekerja di perusahaan kontraktor sebagai administrator. Dikarenakan perusahaannya pindah ke luar pulau, Mas Mahmud memutuskan untuk keluar dari perusahaan tersebut. Dan ternyata memilih profesi OB sebagai penyambung hidupnya. Ada yang menyebutkan juga bahwa dia bekerja ini untuk  melunasi hutang keluarganya yang cukup besar dikarenakan pemilihan Kepala Desa.

Mungkin anda banyak yang berpendapat "Laah...itu justru kesalahan dia. Kenapa ga nyari pekerjaan yang lebih baik?" Bagi anda yang memiliki pendapat seperti itu, saya SANGAT SETUJU. Tapi disini yang saya lihat keluarbiasaan dari seorang Mas Mahmud adalah ketulusan beliau dalam bekerja. Tidak pernah sekali pun saya melihat dia mengeluh, tidak semangat, ataupun bermalas-malasan. Yang saya lihat, dia selalu bekerja dengan sepenuh hati tanpa melihat masa lalu pendidikannya yang berembel-embel Sarjana

Dan ini terus mengingatkan saya, dalam bekerja lakukanlah dengan sepenuh hati. Mengeluh mungkin wajar Mengeluh mungkin perlu. Mengeluh juga mungkin dilakukan untuk melepas lelah anda. Tapi jangan lupa, bahwa kita juga harus kembali bangkit, kembali tersenyum, dan tentunya kembali melakukan yang terbaik.

SETUJU ???


-Do Your Best, To Be The Best Of You-
@derajatridzky